Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh current ratio, debt to equity
ratio, dan total asset turnover terhadap profitabilitas pada perusahaan manufaktur
sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia periode
2017-2020. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor
industry barang komsumsi yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji normalitas,
uji multikolinieritas pengujian heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji regresi
linier berganda, uji t (parsial), uji f (simultan), uji koefisien determinasi (R2). Dari
hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa variabel current ratio (X1), debt to
equity ratio (X2) dan total asset turnover (X3) secara simultan berpengaruh
signifikan terhadap profitasbilitas (Y). Hal ini berdasarkan hasil perhitungan nilai
F sebesar 6,304 lebih besar (>) Ftabel 2,76 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000.
Bedasarkan pada tabel uji t diatas, bahwa hipotesis current ratio (X1) diterima
dilihat dari nilai t hitung -2,092 dan nilai signifikan 0,041 < 0,05. Hal ini dapat
diartikan bahwa current ratio (X1) mempunyai pengaruh positif signifikan
terhadap profitabilitas (Y). Berdasarkan hasil uji t diatas, bahwa hipotesis debt to
equity ratio (X2) diterima dilihat dari nilai t hitung sebesar -3,088 dan nilai
signifikan sebesar 0,003 < 0,05. Hal ini dapat diartikan bahwa debt to equity ratio
(X2) mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas (Y).
Berdasarkan hasil uji t diatas, bahwa hipotesis total asset turnover (X3) ditolak
dilihat dari nilai t hitung sebesar 0.390 dan nilai signifikan sebesar 0,698 > 0,05.
Hal ini dapat diartikan bahwa total asset turnover (X3) mempunyai pengaruh
negatif signifikan terhadap profitabilitas (Y). Dari hasil koefisien determinasi (R2)
dalam penelitian variabel current ratio (X1), debt to equity ratio (X2) dan total
asset turnover (X3) hanya berpengaruh sebesar 30,3% terhadap veriabel
profitabilitas (Y). artinya ada variabel lain yang mungkin lebih berpengaruh
terhadap profitabilitas.