DETAIL DOCUMENT
EFIKASI BERBAGAI INTERVAL APLIKASI PESTISIDA NABATI EKSTRAK DAUN SELASIH LIAR (OCIMUM GRATISSIMUM) TERHADAP PENYAKIT BERCAK COKLAT PADA KACANG TANAH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Astrina, Astrina
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2022-06-21 02:24:33 
Abstract :
Penyakit bercak coklat pada kacang tanah dapat mengakibatkan kerusakan tanaman hingga 50% lebih apabila tidak dikendalikan. Salah satu bahan alami yang bisa digunakan sebagai pestisida nabati yaitu ekstrak daun selasih liar (Ocimum gratissimum) yang memiliki sifat antifungal. Namun, belum diketahui frekuensi atau interval aplikasi yang paling efektif untuk mengendalikan penyakit bercak coklat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetauhi efektivitas dan frekuensi aplikasi terbaik pemberian ekstrak daun selasih liar untuk mengendalikan bercak coklat pada kacang tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi dan UPT Kebun Percobaan Gunung Bulu, Fakultas Agroindustri, Universitas Mercu Buana Yogyakarta yang terletak di Gunung Bulu, Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, DIY, dengan ketinggian tempat 100 mdpl dan jenis tanah vertisol. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan interval pengaplikasian pestisida nabati ekstrak daun selasih liar dengan empat taraf, yaitu 3 hari sekali, 5 hari sekali, 7 hari sekali dan kontrol. Masing-masing perlakuan diulang 3 kali, sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati ekstrak daun selasih liar (Ocimum gratissimum) terbukti efektif menekan perkembangan penyakit bercak coklat pada tanaman kacang tanah berdasarkan penekanan intensitas penyakit dan laju infeksi penyakit. Frekuensi pengaplikasian pestisida nabati ekstrak daun selasih liar (Ocimum gratissimum) paling efektif yaitu pengaplikasian 3 hari sekali. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta