Abstract :
Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konsentrasi asam
klorida yang ideal untuk meningkatkan viabilitas dan menghasilkan kecambah
kepayang yang kuat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai
Oktober 2021 di Kebun Percobaan dan Laboratorium Agronomi Fakultas
Agroindustri Universitas Mercu Buana Yogyakarta pada ketinggian 87,5 m dpl.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap
(RAL) faktor tunggal yang terdiri dari 4 perlakuan, masing-masing perlakuan
diulang 4 kali sehingga jumlah satuan percobaan yang digunakan sebanyak 16
satuan. Perlakuan terdiri dari lama perendaman dalam larutan HCl (0, 5, 15 dan 25
menit). Parameter yang diamati pada viabilitas benih meliputi daya berkecambah
(%), waktu berkecambah pertama benih (hst) dan rata-rata waktu berkecambah
benih (hari). Variabel yang diamati untuk vigor kecambah adalah panjang
hipokotil (cm), diameter hipokotil (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (cm)
dan bobot kering kecambah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
perendaman benih kepayang dalam larutan HCl 45% dengan lama perendaman 5,
15, dan 25 menit dapat menurunkan viabilitas benih kepayang.Lama perendaman
benih kepayang selama 0 (tidak direndam), 5, 15, dan 25 menit dalam larutan HCl
45% untuk memata