Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan komitmen
organisasi melalui pelatihan komunikasi interpersonal. Hipotesis penelitian ini
yaitu, terdapat perbedaan komitmen organisasi pada karyawan antara sebelum
dengan sesudah diberikan pelatihan komunikasi interpersonal pada kelompok
eksperimen, dimana tingkat komitmen organisasi karyawan setelah diberi
pelatihan komunikasi interpersonal lebih tinggi dibanding tingkat komitmen
organisasi karyawan sebelum diberikan pelatihan komunikasi interpersonal.
Hipotesis kedua, terdapat perbedaan tingkat komitmen organisasi posttest antara
kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol, dimana posttest komitmen
organisasi pada kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kelompok kontrol.
Subjek penelitian ini adalah 17 orang karyawan di STAI YAPPTI Balaiselasa.
Karakteristik subjek penelitian ini adalah karyawan yang memiliki tingkat
komitmen organisasi dan komunikasi interpersonal pada kategori sangat rendah,
rendah dan sedang. Desain yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control
Group, sedangkan data dikumpulkan menggunakan skala komitmen organisasi
kemudian dianalisis menggunakan uji Mann Whitney untuk melihat perbedaan
skor antara kelompok eksperimen yang diberi pelatihan komunikasi interpersonal
dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan pelatihan komunikasi
interpersonal.Selanjutnya dilakukan uji Wilcoxon untuk melihat skor kelompok
eksperimen antara sebelum dengan sesudah diberikan pelatihan komunikasi
interpersonal. Berdasarkan hasil uji Mann Whitney ditemukan Z= -3,447
(p<0,01), artinya ada perbedaan skor antara kelompok eksperimen yang diberi
pelatihan dengan kelompok kontrol yang tidak diberi pelatihan. Berdasarkan
hasil uji Wilcoxon ditemukan ada perbedaan antara skor komitmen organisasi
pada kelompok eksperimen antara sebelum dengan sesudah diberikan pelatihan
komunikasi interpersonal dengan Z= -2,668 (p<0,01).
Kata kunci: Pelatihan Komunikasi Interpersonal, Komitmen Organisasi