DETAIL DOCUMENT
KARATERISTIK KIMIA, FISIK DAN TINGKAT KESUKAAN NASI KUNING TEMULAWAK (Curcuma xanthorrhiza)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Utama, Yoland Pramuda
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2022-06-21 03:02:11 
Abstract :
Beras umumnya diolah dan dikonsumsi dalam bentuk nasi putih dengan metode pemasakan yang bervariasi. Salah satu bentuk olahan beras yang merupakan pangan khas Indonesia adalah nasi kuningyang terbuat dari beras putih dengan menambahkan kunyit dan santan. Selain kunyit, temulawak dapat digunakan sebagai pengganti kunyit karena berwarna kuning, memiliki nilai antioksidan yang tinggi dan meningkatkan nilai gizi serta menambah nafsu makan. Tujuandaripenelitianiniadalahmengetahuipengaruh penggunaankonsentrasiekstrak temulawak dan varietas beras terhadap karakteristik fisik, kimia dan tingkat kesukaan dari nasi kuning. Penelitian ini dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkappola faktorial dengan menggunakan dua faktor perlakukan. Faktorpertamaadalah konsentrasi penambahanekstrak temulawak sebesar 10 %, 20 %, 30 % dan faktorkedua,varietas berasdengandigunakakanCiherang dan IR 64. Analisa yang dilakukan dalam penelitian ini ialah kadar air, aktivitasantioksidan, warna, tekstur,uji kesukaan danujianalisaproksimat. Data yang diperolehdianalisis menggunakan software SPSS Univariate Analysis of Variance One Way ANOVA pada tingkat kepercayaan 95 % untuk mengetahui pengaruh perlakuan. Apabila ada pengaruh nyata, maka dilanjutkan Uji Duncan Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi temulawak dan varietas beras memberi pengaruh nyata terhadap warna, kadar air, tingkat kesukaan keseluruhan, namun tidak memberi pengaruh pada tekstur dan aktivitas antioksidan nasi kuning. Penambahan ekstrak temulawak sampai 30 % dengan varietas beras IR 64 dan ciherang menghasilkan nasi kuning yang dapat disukai oleh panelis. Nasi kuning terpilih memiliki kadar air 65,18 %, tekstur 86,23 %, tingkat kesukaan keseluruhan 3,68 , proten 5,34 %, lemak 1,38 %, dan abu 9,49 %. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta