Abstract :
Salah satu strategi mengelola gula darah diabetesi ialah mengkonsumsi
makanan berindeks glisemik (IG) rendah seperti beras parboiled. Selain itu,
diabetesi perlu kecukupan Cr dan Mg. Resistensi insulin yang terjadi pada
diabetesi mengakibatkan gangguan metabolisme lipid ditandai dengan
meningkatnya kadar kolesterol, trigliserid dan Low Density Lipoprotein (LDL)
dan stress oksidative sehingga diabetesi memerlukan asupan antioksidan yang
dapat diperoleh dari kayu manis. Tujuan penelitian mengetahui efek pemberian
beras parboiled fortifikasi kromium, magnesium dan kayu manis terhadap efek
hipoglikemik, hipolipidemik dan antioksidatif pada tikus diabetes.
Perlakuan asupan diet diberikan selama 39 hari pada kelompok tikus sehat
dengan pakan standar (TSPS), tikus DM pakan standar (TDPS), tikus DM beras
giling (TDNP), tikus DM beras parboiled non-fortifikasi (TDPNF), tikus DM
beras parboiled fortifikasi Cr, Mg (TDPF), tikus DM beras parboiled fortifikasi
Cr, Mg, kayu manis (TDPFK). Analisis yang dilakukan meliputi kadar glukosa,
insulin, kolesterol, trigliserida, Low Density Lipoprotein, High Density
Lipoprotein dan Malondialdehid pada hari ke-8, 11 dan hari ke-39 pemberian
asupan diet. Analisis statistik menggunakan One Way Anova.
Hasilnya diketahui bahwa setelah perlakuan selama 28 hari dari hari ke-11
sampai hari ke-39, pada kelompok TDPFK kadar glukosa dan MDA menurun
secara nyata (p <0,05) dari 258,63 mg/dL menjadi 111,19 mg/dL (57%) dan 9,28
ng/mL menjadi 1,96 (78,87%), sedangkan kadar insulin meningkat secara nyata (p
<0,05) dari 413,97 ug/dL menjadi 540,65 ug/dL (30,60%). Pada kelompok
TDPFK, kadar kolesterol, trigliserida dan LDL menurun secara nyata (p<0,05)
secara berturut-turut 53,21%, 41,45%, 62,43% dan persentase penurunannya lebih
besar dibanding kelompok perlakuan lainnya. Kadar HDL meningkat secara
signifikan (p<0.05) dari 26,70 mg/dL menjadi 78,65 mg/dL (194,50%) pada
kelompok TPPTD. Pemberian asupan beras parboiled fortifikasi kromium,
magnesium dan kayu manis (TDFK) dapat menurunkan kadar glukosa darah,
kolesterol, trigliserida, LDL dan MDA serta dapat meningkatkan kadar insulin
dan HDL.