DETAIL DOCUMENT
EFEK HIPOGLIKEMIK, HIPOLIPIDEMIK DAN ANTIOKSIDATIF BERAS PARBOILED TERFORTIFIKASI KROMIUM, MAGNESIUM DAN KAYU MANIS PADA TIKUS DIABETES
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Leba, Herlyn Winda Wie
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-09-06 03:30:21 
Abstract :
Salah satu strategi mengelola gula darah diabetesi ialah mengkonsumsi makanan berindeks glisemik (IG) rendah seperti beras parboiled. Selain itu, diabetesi perlu kecukupan Cr dan Mg. Resistensi insulin yang terjadi pada diabetesi mengakibatkan gangguan metabolisme lipid ditandai dengan meningkatnya kadar kolesterol, trigliserid dan Low Density Lipoprotein (LDL) dan stress oksidative sehingga diabetesi memerlukan asupan antioksidan yang dapat diperoleh dari kayu manis. Tujuan penelitian mengetahui efek pemberian beras parboiled fortifikasi kromium, magnesium dan kayu manis terhadap efek hipoglikemik, hipolipidemik dan antioksidatif pada tikus diabetes. Perlakuan asupan diet diberikan selama 39 hari pada kelompok tikus sehat dengan pakan standar (TSPS), tikus DM pakan standar (TDPS), tikus DM beras giling (TDNP), tikus DM beras parboiled non-fortifikasi (TDPNF), tikus DM beras parboiled fortifikasi Cr, Mg (TDPF), tikus DM beras parboiled fortifikasi Cr, Mg, kayu manis (TDPFK). Analisis yang dilakukan meliputi kadar glukosa, insulin, kolesterol, trigliserida, Low Density Lipoprotein, High Density Lipoprotein dan Malondialdehid pada hari ke-8, 11 dan hari ke-39 pemberian asupan diet. Analisis statistik menggunakan One Way Anova. Hasilnya diketahui bahwa setelah perlakuan selama 28 hari dari hari ke-11 sampai hari ke-39, pada kelompok TDPFK kadar glukosa dan MDA menurun secara nyata (p <0,05) dari 258,63 mg/dL menjadi 111,19 mg/dL (57%) dan 9,28 ng/mL menjadi 1,96 (78,87%), sedangkan kadar insulin meningkat secara nyata (p <0,05) dari 413,97 ug/dL menjadi 540,65 ug/dL (30,60%). Pada kelompok TDPFK, kadar kolesterol, trigliserida dan LDL menurun secara nyata (p<0,05) secara berturut-turut 53,21%, 41,45%, 62,43% dan persentase penurunannya lebih besar dibanding kelompok perlakuan lainnya. Kadar HDL meningkat secara signifikan (p<0.05) dari 26,70 mg/dL menjadi 78,65 mg/dL (194,50%) pada kelompok TPPTD. Pemberian asupan beras parboiled fortifikasi kromium, magnesium dan kayu manis (TDFK) dapat menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, trigliserida, LDL dan MDA serta dapat meningkatkan kadar insulin dan HDL. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta