DETAIL DOCUMENT
OPOSISI BINER KONFLIK DALAM FILM INDONESIA (Analisis Naratif Nick Lacey dan Gillespie dalam Film Dua Garis Biru)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Yuniar, Hilda Pradipta
Subject
HJ Public Finance 
Datestamp
2023-08-23 07:21:36 
Abstract :
Film merupakan satu dari sekian banyak media massa yang dapat menarik perhatian masyarakat di Indonesia. Setiap film pasti memiliki konflik untuk membuat jalan cerita tersebut menjadi bervariasi. Film berjudul ?Dua Garis Biru? sempat mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat sebagai tontonan yang tidak baik apabila dilihat oleh anak muda hanya dengan melihat trailernya saja. Setiap konflik yang ada dalam film tersebut memiliki penyelesaian yang tersirat sehingga ada keseimbangan pada jalan ceritanya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis naratif untuk menemukan oposisi biner konflik. Subjek dalam penelitian ini adalah film Dua Garis Biru. Sedangkan objeknya adalah oposisi biner konflik dalam film dengan unit analisis alur cerita film Dua Garis Biru. Hasil analisa yang telah dilakukan, diperoleh 45 scene penting yang terbagi menjadi 5 klasifikasi dalam film Dua Garis Biru menggunakan analisis naratif milik Nick Lacey dan Gillespie. Kemudian didapatkan 6 oposisi biner konflik film tersebut, antara lain senang >< tidak senang, kagum >< kecewa, takut >< berani, tidak tanggung jawab >< tanggung jawab, tidak harmonis >< harmonis, diserahkan >< dirawat. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta