Abstract :
Penyalahguna narkoba sangat membutuhkan program rehabilitasi untuk dapat melepaskan diri dari penggunaan narkoba. Rehabilitasi merupakan program pemulihan kondisi dan mengubah perilaku para pasien pengguna narkoba agar dapat kembali melaksanakan fungsinya dimasyarakat dengan baik. Dalam menjalankan program rehabilitasi, pasien penyalahguna narkoba sangat membutuhkan harga diri (self-esteem). Harga diri (self-esteem) yang dimiliki pasien rehabilitasi akan meningkatkan kepercayaan diri dan perasaan berharga terhadap diri sendiri sehingga dapat memiliki kemampuan dalam pengontrol diri (self- control) dengan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan self-control pada penyalahguna narkoba dimasa rehabilitasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang yang memiliki karakteristik minimal 15 tahun dan minimal masa rehabilitasi 2 bulan. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan purposive sampling. Pengambilan data penelitian ini menggunakan Skala Self-Control dan Skala Self-Esteem. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (R) sebesar 0.722 dengan p = 0.000 (p
<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara self-esteem dengan self-control pada karyawan sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.