Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara coping
strategi dengan stres kerja disebabkan oleh mutasi pada pegawai negeri sipil
(PNS) di kabupaten Merangin. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
adalah ada hubungan negatif antara antara coping strategi dengan stres kerja
yang disebabkan mutasi. Penelitian dilakukan pada 60 pegawai negeri sipil (PNS)
yang bekerja dilingkungan kabupaten Merangin. Teknik pengumpulan data
menggunakan skala likert. Karakteristik subjek berusia 30 sampai dengan 55 tahun
dan memiliki latar belakang pendidikan strata satu (S1) dan magister (S2) yang
memiliki pangkat dan golongan Pembina IV yang mengalalmi mutasi di kabupaten
Merangin. Analisa data dilakukan dengan metode product moment dari Karl
Pearson. Berdasarkan analisis data diperoleh koefisien sebesar -0,515 (p < 0,01),
sehingga hipotesis penelitian ini dapat diterima. Hal ini menjelaskan bahwa coping
strategi memiliki pengaruh negatif stres kerja disebabkan karena mutasi. Semakin
tinggi coping strategi yang dimiliki oleh individu, maka stres kerja akan semakin
berkurang dan sebaliknya apabila coping strategi yang dimiliki individu rendah,
maka akan meningkatkan stres kerja.
Kata kunci : coping strategi, stress kerja, mutase