Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pelarut ekstraksi dan blanching pada serbuk temu putih instan. Penelitian ini dilakukan dengan membuat serbuk temu putih instan yang diberi 2 faktor perlakuan yaitu jumlah pelarut ekstraksi dan blanching. Serbuk temu putih instan kemudian dianalisa aktivitas antioksidan, kadar tanin, kadar fenol total dan uji kesukaan. Dari hasil analisa serbuk temu putih instan terbaik dengan blanching dan pelarut ekstraksi 1:1 menghasilkan aktivitas antioksidan 29,30%, kadar tanin 18,97 mg EC/g dan fenol total 2,54 mg EAG/gbk. Secara kesukaan serbuk temu putih instan dengan perlakuan blanching dan jumlah pelarut ekstraksi 1:1 disukai panelis.
Kata kunci : Temu putih, aktivitas antioksidan, serbuk instan