Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh kepuasan kerja dan pengembangan karir secara simultan terhadap Intensi Turnover karyawan generasi milenial; (2) pengaruh kepuasan kerja dan pengembangan karir secara partial terhadap intensi turnover karyawan generasi milenial; (3) pengaruh kepuasan kerja terhadap Intensi Turnover lebih besar dibandingkan dengan pengaruh pengembangan karir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini sebanyak 95 orang karyawan, yang ditentukan menggunakan product moment. Alat ukur yang digunakan adalah skala intensi turnover, kepuasn kerja dan pengembangan karir. Teknik analisis untuk pengujian hipotesis menggunakan teknik regresi dengan melakukan uji korelasi dan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya: (1) Kepuasan kerja dan pengembangan karir secara simultan mempunyai pengaruh terhadap Intensi Turnover karyawan generasi milenial, ditunjukkan nilai F sebesar 76,233 dan nilai p=0,000 (0<0,050), (2) Kepuasan kerja dan pengembangan karir secara partial mempengaruhi intensi turnover karyawan generasi milenial ditunjukkan nilai t kepuasan kerja =0,778.p=0,000 dan t pengembangan karir =0,565.p=0,000 (3) Pengaruh kepuasan kerja terhadap Intensi Turnover lebih besar dibandingkan dengan pengaruh pengembangan karir ditunjukkan dengan kepuasan kerja (?1) =0,859 sedangkan pengembangan karir (?2 ) = 0,849