Abstract :
Pada masa remaja terjadi banyak permasalahan, salah satunya KDRT dan
permasalahan tersebut menjadi salah satu proses untuk mencapai kehidupan yang
berkualitas. Sayangnya banyak remaja yang tidak mampu mengatasi permasalah
tersebut sehingga menjadikan kehidupannya tidak berkualitas. Penelitian ini bertujuan
untuk mendeskripsikan gambaran kualitas hidup remaja yang menjadi korban KDRT.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian studi
kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan
wawancara. Peneliti melibatkan 2 partisipan dan 2 informan sebagai narasumber
penelitian.
Kualitas hidup dapat diartikan sebagai pencapaian kehidupan seseorang
terhadap keinginan yang lebih ideal menurut standar yang ditentukan individu itu
sendiri. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa setiap partisipan memiliki keinginan
ideal yang berbeda. Kehidupan kedua partisipan tidak berkualitas karena tidak sesuai
dengan keinginan ideal masing-masing partisipan dan memiliki tingkatan kualitas yang
berbeda. Partisipan Fenty memiliki kualitas hidup lebih tinggi dibanding partisipan
Nia, karena dia dapat menikmati kehidupannya meskipun telah mengalami KDRT.