Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas mengakses
media sosial terhadap citra tubuh pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam
penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara intentesitas mengakses media
sosial terhadap citra tubuh pada remaja akhir. Subjek dalam penelitian ini
berjumlah 90 orang yang merupakan mahasiswa Universitas Mercu Buana
Yogyakarta yang memiliki rentang usia 18-21 tahun. Pengambilan data
penelitian ini menggunakan skala intensitas mengakses media sosial dan skala
citra tubuh. Metode analisis data yang digunakan menggunakan korelasi
product moment pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh korelasi
sebesar (rxy)=-0.249 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0.009 (p < 0.050).
Hasil tersebut menunjukan bahwa ada hubungan yang negatif antara intensitas
mengakses media sosial dengan citra tubuh pada remaja. Koefisien determinasi
(R2) menujukkan bahwa intensitas mengakses media sosialberkontribusi
sebesar 6,2% terhadap citra tubuh dan 93,8% berasal dari faktor lain