Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi
dengan pengambilan keputusan pada trader valuta asing. Hipotesis dalam
penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara regulasi emosi dengan
pengambilan keputusan pada trader valuta asing. Subjek penelitian adalah
Pekerja yang berstatus sebagai trader valuta asing, Berusia minimal 18 tahun,
memiliki akun rill di salah satu atau beberapa perusahaan pialang, dan memiliki
pengalaman kerja minimal 1 tahun sebanyak 60 subjek. Pengambilan subjek
menggunakan sampling purporsive dengan data yang dikumpulkan menggunakan
Skala Pengambilan Keputusan dan Skala Regulasi Emosi. Data dianalisis
menggunakan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh
nilai korelasi sebesar 0.604 dengan p = 0.000 (p<0.005), sehingga hipotesis dalam
penelitian ini dapat diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan koefisien
determinasi (R²) sebesar 0.365 yang berarti regulasi emosi memiliki kontribusi
36.5% terhadap pengambilan keputusan dan sisanya dan sisanya 63.5%
dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini
seperti faktor kelompok acuan, keluarga, usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan,
gaya hidup, kepribadian, motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan dan sikap.