DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENYANDANG DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS GONDOKUSUMAN I KOTA YOGYAKARTA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Hidayati, Nurul
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2021-12-31 02:21:39 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah pada penyandang diabetes melitus tipe II. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah. Semakin tinggi tingkat stres maka akan tinggi kadar glukosa pada darah. Sebaliknya semakin rendah stres maka akan rendah pula kadar glukosa pada darah. Subjek dalam penelitian ini adalah pasien dengan diabetes melitus tipe II di puskesmas Gondomanan I kota Yoyakarta dengan usia 45-90 tahun. Penentuan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Metode pengumpulan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala psikologi (Skala Likert). Metode analisis data yang digunakan adalah analisa Product Moment. Hasil perhitungan menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,953 dengan p=0.00 (p<0.01), hal ini menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara stres dengan kadar glukosa pada darah pada pasien diabetes melitus tipe II. Semakin tinggi stres maka akan tinggi pula kadar glukosa pada darah, begitu sebaliknya semkain rendah tingkat stres semakin rendah pula kadar glukosa pada darah. Hal tersebut menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil R squared sebesar 0,908 yang berarti stres memberikan kontribusi sebesar 90,8% untuk peningkatan kada gula darah pada subjek. 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta