Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik
dengan dengan kualitas tidur pada mahasiswa. Mahasiswa adalah individu yang
sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Hipotesis dalam penelitian ini
adalah terdapat hubungan negatif antara stres dengan kualitas tidur. Subjek penelitian
sebanyak 120 orang. Pengambilan subjek menggunakan sampling purporsive dengan
data yang dikumpulkan menggunakan skala PSQI (The Pittsburgh Sleep Quality
Index) untuk mengukur kualitas tidur, dan skla stres akademik. Data dianalisis
menggunakan korelasi product moment dengan program SPSS v.23. Berdasarkan
hasil analisis, diperoleh nilai korelasi (rxy) sebesar 0.234 dengan p = 0.005 (p<0.005)
berarti ada korelasi yang positif antara stres akademik dengan kualitas tidur, sehingga
hipotesisi diterima. Koefisien determinasi (R²) menunjukan bahwa variabel stres
akademik memberikan sumbangan efektif sebesar 5.5% terhadap variabel kualitas
tidur dan sisanya 94.5% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini seperti penyakit, latihan dan kelelahan, obat-obatan, nutrisi, lingkungan,
dan motivasi.