Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas
dengan kepuasan pernikahan. Hipotesis yang diajuakan adalah adanya hubungan
positif antara religiusitas dengan kepuasan pernikahan. Semakin tinggi religiusitas
seseorang maka semakin tinggi kepuasan pernikahan, sebaliknya semakin rendah
religiusitas seseorang maka semakin rendah kepuasan pernikahan. Subjek di
dalam penelitian ini adalah pasangan suami-istri dengan usia 40-60 tahun.
Penentuan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling. Metode
pengumpulan data adalah metode kuantitatif dengan menggunakan skala psikologi
(skala Likert). Metode analisa data yang digunakan adalah analisa Product
Moment. Hasil perhitungan menunjukkan nilai R squared sebesar 0.855 dengan
nilai koefisien korelasi sebesar 0,925 dengan p=0.00 (p<0.05). Hal ini
menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara
kepuasan pernikahan dengan religiusitas yang berarti semakin tinggi religiusitas
yang dimiliki, maka akan semakin tinggi pula kepuasan pernikahanya.