Abstract :
Pengonsumsi kopi saat ini semakin meningkat dan kedai kopi yang hadir
pesat di lingkungan masyarakat dengan berbagai macam inovasi untuk
mendorong masyarakat untuk mengonsumsi kopi. Dengan mendukung petani di
indonesia, Firmansyah mendirikan kedai kopi di Gang. Bima Jl. Kaliurang KM
7,5 Yogyakarta dengan biji-biji kopi yang didapatkan langsung dari petani-petani
kopi Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana inovasi dan analisis
komponen komunikasi interpersonal yang dilakukan barista Klinik Kopi dalam
mempertahankan loyalitas pelanggannya dan menggunakan teori Suranto AW.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Salah satu
yang menjadi keunikan adalah inovasi pelayanan yang berbeda, yaitu pelayanan
menggunakan nomor antrean dan tanpa menu. Pengumpulan data dilakukan
dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi barista, dan sebagian pengunjung.
Klinik Kopi yang sudah berdiri hampir 7 tahun lamanya, tidak mentarget
pelanggannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa komponen
komunikasi interpersonal yang dibangun untuk mempertahankan pelanggan sudah
sesuai dan tercangkup dalam kegiatan pelayanan barista dengan pelanggan.
Komunikasi menjadi hal utama dalam inovasi pelayanan di Klinik Kopi, sehingga
pengunjung dapat teredukasi tentang kopi