Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang masih terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015 ? 2018. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Dari populasi sebanyak 129 diperoleh 19 perusahaan manufaktur sebagai sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan uji regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan variabel Kebijakan Dividen (DPR) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Nilai Perusahaan berdasarkan hasil uji t diperoleh sebesar 1,461 dengan signifikansi sebesar 0,148, variabel Kebijakan Hutang (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan berdasarkan hasil uji t diperoleh sebesar 6,266 dengan signifikansi sebesar 0,032, variabel Keputusan Investasi (PER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan berdasarkan hasil uji t diperoleh sebesar 2,802 dengan signifikansi sebesar 0,007.
Hasil uji F sebesar 35,021 menunjukkan bahwa variabel-variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hasil koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,576 menunjukkan bahwa variabel kebijakan dividen, kebijakan hutang, dan keputusan investasi berpengaruh terhadap nilai perusahaan sebesar 57,6% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.