DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PERBANDINGAN BAHAN PENGENCER DAN KONSENTRASI Carboxymethyl Cellulose TERHADAP SIFAT FISIK, KIMIA DAN TINGKAT KESUKAAN SARI BUAH TOMAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Mercu Buana Yogyakarta
Author
Nisa’, Nindi Fadhilatun
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2020-08-05 03:42:26 
Abstract :
Buah tomat merupakan buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi dan dapat diolah menjadi beragam jenis produk salah satunya yaitu diolah menjadi sari buah. Pada pembuatan sari buah terdapat kendala yaitu adanya endapan selama proses penyimpanan. Carboxymethyl Cellulose (CMC) ditambakan pada sari buah agar sari buah menjadi lebih stabil. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sari buah tomat dengan penambahan CMC yang memiliki kestabilan tinggi, vitamin C tinggi dan disukai panelis. Cara penelitian yang dilakukan antara lain yaitu membuat sari buah tomat, melakukan uji tingkat kesukaan, analisis sifat fisik, dan kimia. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu perbandingan bahan pengencer (air) dan filtrat buah (1:1, 1:2, dan 1:3) serta konsentrasi CMC (0% (b/v); 0,1% (b/v); dan 0,2% (b/v)). Analisis yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis sifat fisik meliputi viskositas, stabilitas suspensi, TPT, dan kekeruhan, analisis sifat kimia meliputi pH dan vitamin C serta uji tingkat kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sari buah tomat dengan perbandingan bahan pengencer (air) dan filtrat buah 1:3 serta konsentrasi CMC 0,2% merupakan perlakuan yang paling disukai dan memiliki kestabilan tinggi, dan kandungan vitamin C tinggi. Sari buah tomat dengan perlakuan tersebut memiliki nilai viskositas 140,10 cP, stabilitas suspensi (% sedimentasi) 3,25%, kecepatan pengendapan 0,005 cm/menit, TPT 15,50oBrix, kekeruhan 3170 NTU, pH 4,74 dan vitamin C 48,84 mg/100 g. Kata kunci : tomat, CMC, sari buah, stabilitas suspensi 
Institution Info

Universitas Mercu Buana Yogyakarta