Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan tingkat stres akademik pada siswa kelas 3 SMA di Yogyakarta. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 SMA Yogyakarta. Data dianalisis menggunakkan Skala Stres Akademik dan Skala Optimisme. Berdasarkan hasil analisis product moment, diperoleh koefisien korelasi (rxy) sebesar -0.688 (p < 0.001) yang berarti hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima yaitu terdapat hubungan negatif antara optimisme dengan tingkat stres akademik. Hasil koefesien determinasi (R²) sebesar 0.473, hal tersebut menunjukkan bahwa variabel optimisme memiliki kontribusi sebesar 47.3% dan sisanya 52.7% berhubungan dengan variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini seperti variabel mengontrol diri, keyakinan. peristiwa hidup yang berkesan, lingkungan tempat tinggal atau tempat belajar, dan hubungan dengan lingkungan sosial.
Kata kunci : stres akademik, optimism, stres