Abstract :
Prokrastinasi akademik bukan hanya terjadi pada siswa sekolah umum, tetapi
juga prokrastinasi akademik terjadi pada santri Pondok Pesantren. Prokrastinasi
akademik adalah perilaku spesifik yang melibatkan unsur penundaan, mengakibatkan
keterlambatan atau kegagalan dalam menyelesaikan tugas, melibatkan tugas yang
dianggap penting, dan menghasilkan keadaan emosional yang tidak menyenangkan
seperti cemas, bersalah, marah dan panik. Faktor yang mempengaruhi prokratinasi
akademik yaitu self-regulated learning dan konformitas. Penelitian ini bertujuan (1)
mengetahui hubungan antara self-regulated learning dengan prokrastinasi akademik
pada santri Putera Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, (2) mengetahui hubungan
antara konformitas dengan prokrastinasi akademik pada santri Putera Pondok
Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes, (3) mengetahui hubungan self-regulated learning dan
konformitas secara simultan dengan prokrastinasi akademik pada santri Putera
Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 Brebes. Teknik pengambilan sampel menggunakan
teknik cluster random sampling yang berjumlah 94 santri Pondok Pesantren. Analisis
data menggunakan korelasi product moment dan regresi linear berganda. Hasil
penelitan menunjukkan (1) terdapat hubungan negatif antara self-regulated learning
dengan prokrastinasi akademik (r= -0,679, p<0,001), (2) terdapat hubungan positif
antara konformitas dengan prokrastinasi akademik(r=0,217,p<0,05), dan (3) terdapat
hubungan antara self-regulated learning dan konformitas secara simultan dengan
prokrastinasi akademik (F=44,696,p<0,001). Sumbangan efektif self-regulated
learning dan konformitas terhadap prokrastinasi akademik sebesar 49,6% sedangkan
sisanya 50,4% dipengaruhi faktor lain.