Abstract :
Kemampuan keuangan daerah ditunjukkan dengan kinerja keuangan, dapat digunakan
sebagai alat pengukur keberhasilan daerah dalam menjalankan otonomi daerah.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh belanja modal dan Alokasi
Dana Desa (ADD) terhadap kinerja keuangan desa di Kabupaten Sleman. Secara
spesifik, penelitian ini menganalisis pengaruh belanja modal dan Alokasi Dana Desa
(ADD), sebagai komponen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes),
terhadap kinerja keuangan desa. Variabel independen yang digunakan dalam
penelitian ini adalah belanja modal dan alokasi dana desa, sedangkan variabel
dependennya adalah kinerja keuangan desa di Kabupaten Sleman. Data yang
digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Laporan Realisasi
APBDes di 40 desa di wilayah Kabupaten Sleman tahun anggaran 2019. Penelitian
menggunakan regresi linier berganda untuk analisis data. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa belanja modal tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan
desa di Kabupaten Sleman, sedangkan alokasi dana desa berpengaruh positif terhadap
kinerja keuangan desa di Kabupaten Sleman.