Abstract :
Manajemen laba adalah suatu aktvitas badan usaha yang
memanfaatkan teknik dan kebijakan akuntansi guna mendapatkan hasil yang
diinginkan. Dalam hal ini, hasil yang diinginkan oleh penyusun laporan
keuangan pengelola perusahaan dengan bantuan akuntan, baik akuntan
internal maupun eksteral dapat berupa penyajian nilai laba atau asset yang
lebih tinggi maupun lebih rendah, tergantung pada motivasi mereka
melakukannya. Tujuan riset ini menganalisa pengaruh komisaris independent,
kepemilikan manajerial, dan komite audit terhadap manajemen laba
perusahaan perdagangan yang terdaftar di Bursa Efek dari tahun 2016 sampai
dengan 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling,
sehingga diperoleh 39 sampel. Metode analisis dalam penelitian ini
menggunakan metode regresi berganda unutuk menguji pengaruh good
corporate governance terhadap manajemen laba. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan komite audit tidak
berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan dewan
komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba.