Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kestabilan emosi dengan harga diri pada generasi Z. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara kestabilan emosi dengan harga diri pada generasi Z. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 orang baik laki ? laki maupun perempuan generasi Z yang berusia 18 ? 21 tahun. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan data penelitian ini menggunakan Skala Kestabilan Emosi dan Skala Harga Diri. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (R) hipotesis sebesar 0,755 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kestabilan emosi dengan harga diri. Diterimanya hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,571 variabel kestabilan emosi menunjukkan kontribusi 57,1% terhadap harga diri dan sisanya 42,9% dipengaruhi oleh faktor lain yaitu rasa penguasaan, keterbukaan diri, dan kesehatan fisik.