Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan kesejahteraan psikologis pada remaja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan yang positif antara dukungan sosial orang tua dengan kesejahteraan psikologis pada remaja. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 73 orang, yaitu remaja berusia 18 ? 21 tahun. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial orang tua dan skala kesejahteraan psikologis. Hasil analisis data dengan uji korelasi Product Moment korelasi antara dukungan sosial orang tua dengan kesejahteraan psikologis adalah (rxy) = 0.666 dengan p = 0.000 (p<0.01) yang berarti ada korelasi yang positif antara dukungan sosial orang tua dengan kesejahteraan psikologis, sehingga hipotesis diterima. Koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa dukungan sosial orang tua terhadap kesejahteraan psikologis berkontribusi sebesar 44,4 % dan 55,6 % berasal dari faktor lain. Faktor-faktor lain tersebut yang mempengaruhi kesejahteraan psikologis diantaranya seperti harga diri, religiusitas, optimisme, memaafkan, mindfulness, perfeksionis, self-compassion, usia, perbedaan jenis kelamin, dan perbedaan budaya.