Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan workplace well-being pada karyawan outsource dan karyawan tetap. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu ada perbedaan workplace well-being pada karyawan outsource dan karyawan tetap. Karyawan tetap memiliki workplace well ? being yang lebih tinggi daripada workplace well ? being pada karyawan outsource. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 70 orang karyawan yang terdiri dari 35 karyawan outsource dan 35 orang karyawan tetap yang berusia 18 ? 50 tahun dan memilki masa kerja minimal 1 tahun. Pengambilan sampel subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik non random sampling dengan purposive sampling. Pengambilan data penelitian ini menggunakan Skala Workplace Well-being. Teknik analisis data menggunakan jenis independent sample t-test. Analisis data menunjukkan hasil uji hipotesis t = 4,642 dengan p = 0,000 (? 0,050). Analisis data tersebut menunjukkan bahwa ada perbedaan workplace well-being pada karyawan outsource dan karyawan tetap. Karyawan tetap memiliki workplace well ? being yang lebih tinggi daripada workplace well ? being pada karyawan outsource.