Abstract :
Pramugari yang bekerja di maskapai penerbangan saat ini cenderung menghadapi kekerasan secara verbal maupun nonverbal serta merasa terintimidasi oleh senior. Hal ini memberi dampak pada lingkungan kerja dan kehidupan pribadi pramugari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara budaya kolektivisme dengan workplace bullying pada pramugari indonesia. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 60 orang. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria pramugari wanita yang bekerja di maskapai penerbangan, minimal bekerja 1 tahun, dan usia 20-28 tahun. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Budaya Kolektivisme dan Skala Workplace Bullying. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dari Karl Pearson. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (R) sebesar -0,491 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima dan terbukti bahwa ada hubungan negatif antara budaya kolektivisme dengan workplace bullying.