Institusion
Universitas Peradaban
Author
Ni’mah, Tia Malihatun (NIM.42115028)
Subject
Farmasi Praktis; Pembuatan dan Penyaluran Obat, Resep
Datestamp
2019-12-15 02:51:49
Abstract :
Waktu tunggu menjadi salah satu standar minimal pelayanan farmasi di rumah sakit, waktu tunggu pelayanan obat non racikan merupakan tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat non racikan dengan standar minimal yang ditetapkan kementrian kesehatan yaitu < 30 menit, sedangkan waktu tunggu pelayanan obat racikan adalah tenggang waktu mulai pasien menyerahkan resep sampai dengan menerima obat racikan yaitu < 60 menit. Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak dijumpai dalam praktik pelayanan kesehatan, dan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan, dimana dengan menunggu dalam waktu yang lama menyebabkan ketidakpuasan terhadap pasien.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu tunggu obat terhadap kepuasaan pasien rawat jalan di RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu. Metode yang diguanakan dalam penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan Cross sectional. Pendekatan Cross sectional suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach). Penelitian ini menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh hasil 350 responden, penelitian ini dilakukan di RSU Muhammadiyah Siti Aminah bumiayu pada bulan Agustus 2019. Hasil dari penelitian ini yaitu waktu tunggu puas 62.5%, waktu tunggu cukup puas 37.5 % dan waktu tunggu sangat puas 0% dengan Perolehan nilai p value 0.000 < 0.005 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara waktu tunggu peracikan obat dengan kepuasan pasien.