Abstract :
Telah menjadi harapan bagi investor untuk mendapatkan imbal hasil yang
lebih di awal tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan ratarata
return saham awal bulan Januari lebih tinggi daripada rata-rata return saham
akhir bulan Desember. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2011-2014. Metode yang digunakan
adalah judgement sampling, dengan jumlah sampel 140 perusahaan. Jenis data
yang digunakan adalah data sekunder. Data diperoleh dari sumber data Bursa Efek
Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode event study dan
pengukuran abnormal return dilakukan dengan market adjusted model. Pengujian
hipotesis menggunakan uji paired sample t-test (jika hasil dari uji normalitas
adalah tidak normal, maka akan menggunakan uji wilcoxon). Hasil dari penelitian
ini menunjukkan bahwa terjadi fenomena January Effect berdasarkan hasil uji
wilcoxon dimana nilai Z kurang dari -1,64.
Kata Kunci : January Effect, Abnormal Return