Abstract :
Financial Distress adalah kesulitan keuangan yang dimana debitur tidak mampu membayar utangnya ketika jumlah utangnya melebihi nilai wajar aset. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan NPL, BOPO, LDR, ROA, ROE, NIM, CAR, KOMITE AUDIT, DEWAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS INDEPENDEN, SENSITIVITAS INFLASI dapat memprediksi financial distress dengan menggunakan model Multiple Discriminant Analysis (MDA). Pada penelitian ini memprediksi financial distress pada Bank Devisa tahun 2012-2014. Metode statistik yang digunakan penelitian ini adalah analisis diskriminan. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 24 sampel yang terdiri dari dua kategori yaitu 23 bank yang diprediksi financial distress dan 1 bank diprediksi financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 11 rasio keuangan yang digunakan sebagai variabel penelitian mampu memprediksi financial distress adalah rasio NPL, BOPO, ROA, ROE, NIM berpengaruh dan variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap financial distress BUSN Devisa.
Kata kunci : Rasio Keuangan, Good Corporate Governance, Sensitivitas Inflasi,
Financial distress, Multiple Discriminant Analysis.