Abstract :
Pada pengujian teknis dimana pengujian menggunakan alat uji sering
mengalami kendala yaitu kerusakan yang menyebabkan alat uji tidak dapat
digunakan. Banyak penyebab antara lain kurangnya perawatan dan pemeliharaan
rutin terhadap alat uji, kurangnya SDM (Sumber Daya Manusia) yang kompeten
dalam pemeliharaan alat uji, penggunaan alat yang tidak sesuai SOP (Standar
Operasional Prosedur) dan tidak dilakukannya kalibrasi secara berkala.
Untuk mengatasi kendala tersebut, dalam kegiatan pengujian khususnya
pengujian rem dapat dilakukan dengan cara Road Test (tes jalan) dibantu dengan
Decelerometer , sebagai alat uji rem alternative ketika alat uji rem mekanis
digedung uji rusak, serta penggunaan alat ini dapat dipakai saat pengujian keliling
untuk menambah jumlah KBWU di daerah yang relative jauh dari UPT Pengujian.
Selain memiliki kelebihan, pengujian dengan cara ini memiliki kekurangan yaitu
dibutuhkannya jalan panjang dan lurus.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode penelitian
eksperimen set up, dalam pelaksanaan penelitian ini penulis mengumpulkan data
hasil eksperimen dengan cara menganalisis hasil uji rem dengan alat bantu
decelerometer dengan dua permukaan jalan yang berbeda yaitu permukaan jalan
aspal dan permukaan jalan beton kemudian hasil keduanya akan mengacu pada
hasil dari pengujian menggunakan alat uji dari laboratorium PKB Kampus 2
Politekinik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal.
Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa dengan adanya alat bantu
decelerometer dalam melakukan pengujian rem dengan cara road test (tes jalan)
yang dilakukan di permukaan jalan aspal dan beton lebih akurat dilakukan di
permukaan jalan beton.