Abstract :
Di Indonesia, kendaraan bermotor memiliki berbagai macam jenis, mulai dari
kendaraan ukuran kecil hingga yang paling besar. Jenis mesin pembakaran dibedakan
menjadi dua, yaitu kendaraan mesin bensin dan mesin diesel. Pada penelitan ini
peneliti membahas mengenai tingkat opasitas atau kepekatan asap kendaraan
bermotor pada mesin diesel berdasarkan perbedaan bahan bakar yaitu Solar dan Bio
Solar menggunakan kendaraan Isuzu Phanter Pick-Up 2012 dan kendaraan tersebut
merupakan kendaraan bermesin diesel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
cara kerja pengujian emisi gas buang menggunakan mesin diesel pada kendaraan
Isuzu Phanter Pick-Up 2012 berdasarkan bahan bakar Solar dan Bio Solar, serta
membandingkan hasil uji nilai opasitas atau kepekatan asap terhadap kedua jenis
bahan bakar tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa observasi langsung serta
pengambilan data pada saat melakukan Praktek Kerja Profesi. Tahapan penelitian
berupa alur identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis dan pembahasan, serta
kesimpulan dan saran. Hasil analisis dapat dijadikan tolak ukur perbandingan bahan
bakar mana yang lebih efisien.
Hasil Penelitian yang telah dilaksanakan pada saat praktek kerja profesi berupa
data perbandingan pengujian emisi gas buang berdasarkan opasitas(ketebalan) asap
kendaraan bermotor terhadap bahan bakar Solar dan Bio Solar. Dapat disimpulkan
bahwa data hasil pengujian menggunakan bahan bakar Solar lebih tinggi dari pada
bahan bakar Bio Solar, sehingga tingkat opasitas(ketebalan) asap kendaraan
menggunakan bahan bakar solar lebih tinggi.