Abstract :
Pelayanan pengujian kendaraan bermotor didukung dengan
prasarana dan peralatan pengujian yang akurat, sistem dan prosedur
pengujian, sistem informasi manajemen penyelenggaraan pengujian, dan
sumber daya manusia yang berkompeten di bidang pengujian kendaraan
bermotor, baik dalam bentuk pelaksanaan maupun tanggung jawabnya
sesuai dengan jenjang kompetensinya. Beban kinerja penguji yang tidak
sesuai dan berlebihan dapat mengakibatkan gangguan kesehatan bagi
penguji, yaitu menimbulkan stres serta tingkat keletihan yang luar biasa
bagi penguji. Beban kerja terhadap kebutuhan Pengujian Kendaraan
Bermotor seringkali dianggap remeh bagi sebagian orang. Karena itu,
tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi eksisting Sumber
Daya Manusia tenaga penguji kendaraan bermotor di Pengujian
Kendaraan Bermotor Kabupaten Demak, menganalisa beban kerja di
Pengujian Kendaraan Bermotor Kabupaten Demak, dan memberikan
solusi terbaik terhadap permasalahan yang ada.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang memberikan
gambaran tentang pelaksanaan pengujian di Pengujian Kendaraan
Bermotor Kabupaten Demak. Pengambilan data menggunakan
pengamatan, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan
cara menghitung volume kerja, mengitung jam kerja efektif, serta
menghitung beban kerja dengan mengolah data norma waktu dan volume
kerja dibandingkan dengan peraturan dan kenyataan yang ada di
lapangan.