Abstract :
Perkembangan dunia otomotif semakin pesat. Disisi lain dapat menimbulkan
efek negatif, yaitu gas buang dari hasil pembakaran bahan bakar yang tidak
sempurna. Gas buang kendaraan menghasilkan unsur CO, NOx, HC, CO2, H2O, NO
dan NO2 yang diantaranya bersifat polusi / mencemari lingkungan. Kenyataannya,
pertumbuhan pada sektor transportasi yang diproyeksikan sekitar 6% - 8% pertahun.
Dengan menggunakan proyeksi 6% - 8% pertahun maka penggunaan bahan bakar di
indonesia 9,0 kali pada tahun 2018 sehingga Indonesia akan menghadapi
permasalahan pencemaran udara perkotaan, yang didominasi oleh emisi dari
kendaraan bermotor.
Pengujian ini dilakukan dengan cara mengalirkan air conditioner dari tabung
kemudian di alirkan ke intake manifold. Aliran airnya sendiri diatur oleh kran yang
ada di tabung menuju selang dan saluran selang terdapat injektor sebagai injeksi air
yang menuju ke intake manifold yang kemudian air diinjeksikan ke intake manifold
karena air conditioner memiliki titik didih rendah sehingga air conditioner aku
menguap menjadi uap air bersama udara masuk keruang bakar. Penelitian ini
dilakukan pada mesin bensin konvensional Kijang Type 5K.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada mesin dengan injeksi uap air
dapat mengurangi kadar emisi gas buang serta dapat menghemat bahan bakar
daripada kondisi mesin standar.