Abstract :
Kendaraan bermotor merupakan sarana transportasi dijalan, selain harus
memenuhi fungsinya sebagai media pengangkut, kendaraan juga harus
diperhatikan dampak negatif yang ditimbulkan, salah satunya adalah emisi gas
buang kendaraan. Sisa hasil pembakaran pada kendaraan mengandung senyawa
beracun CO dan HC yang sifatnya tidak berbau dan berwarna menjadi masalah
serius yang perlu adanya pegawasan khusus terkait emisi gas buang kendaraan.
Penelitian ini dilakukan terhadap kendaraan angkutan barang Mitsubishi
T120ss, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif berupa observasi
langsung serta pengambilan data pada saat melakukan Penelitian. Tahapan
penelitian berupa alur identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis dan
pembahasan, serta kesimpulan dan saran.
Hasil penelitian yang telah dilaksanakan bahwa kendaraan yang menjadi
sampel pengukuran berjumlah 20 unit kendaraan Mitsubishi T120ss. Dari data
yang terkumpul terdapat 3 kendaraan yang tidak lulus uji emisi gas buang pada
putaran mesin 500-1000 rpm, terdapat 2 kendaraan yang tidak lulus uji emisi gas
buang pada putaran mesin 1500 dan terdapat 1 kendaraan yang tidak lulus uji
emisi gas buang pada putaran mesin 2000 rpm untuk analisisnya dapat
disimpulkan bahwa putaran mesin berpengaruh signifikan terhadap hasil uji emisi
gas buang, semakin tinggi putaran mesin maka hasil CO dan HC akan semakin
menurun.