Abstract :
Gas buang kendaraan bermotor menyebabkan ketidak nyamanan pada
orang yang berada di sekitar jalan dan menyebabkan masalah pencemaran
udara serta dampak pada kesehatan yang disebabkan oleh adanya
terakumulasi cemaran udara dari hari ke hari. Gangguan kesehatan pada
titik tertinggi yang dapat ditimbulkan adalah seperti kangker pada paruparu
atau
organ
tubuh
lainnya,
penyakit
pada
tenggorokan
yang
bersifat
akut
maupun
kronis,
dan
kondisi
yang
diakibatkan
karena
pengaruh
bahan
pencemar
terhadap
organ
lain
seperti
paru,
atau
misalnya
sistem
syaraf.
Oleh
karena
itu,
dibutuhkan
kesadaran
tinggi
bagi
pengendara
kendaraan
bermotor
untuk mengurangi emisi gas buang yang dapat menimbulkan
polusi udara yang tidak diinginkan.
Teknik pengumpulan data menggunakan metode penelitian tindakan,
deskriptif kualitatif. Penelitian tindakan ini merupakan penelitian untuk
memperbaiki situasi terbatas yang sedang berlangsung, data yang
diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Metode deskriptif Kualitatif adalah analisis data yang bersifat
alamiah/naturalistic yang dikumpulkan dari data empiris yang kemudian
dari data tersebut ditemukan adanya pola atau tema yang selanjutnya
dapat dikembangkan menjadi sebuah teori.
Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa uji emisi bukan
hanya dimaksudkan untuk mendapatkan data emisi kendaraan yang diuji
dan membandingkannya dengan baku mutu emisi. Tapi yang lebih penting
lagi adalah menganalisis kondisi mesin berdasarkan hasil uji emisi tersebut
karena emisi gas buang menggambarkan kinerja mesin kendaraan dan
pemilik kendaraan harus mengetahui bahwa emisi yang berlebihan berarti
pemborosan bahan bakar, jangka waktu perawatan kendaraan menjadi
lebih pendek dan oli pelumas mesin harus cepat diganti. Apabila kondisi ini
dibiarkan mesin akan cepat rusak.