Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi semakin meningkatnya kebutuhan konsumsi
bahan bakar, ketergantungan terhadap solar impor, dan dampak yang diperoleh
apabila memilih bahan bakar tertentu. Bahan bakar yang saat ini digunakan adalah
solar B30 dan dexlite B30, kedua bahan tersebut tampak sama namun memiliki
sifat dan angka cetan yang berbeda. Tujuan penelitian adalah mengetahui
pengaruh antara nilai rata-rata opasitas, daya, dan konsumsi bahan bakar
terhadap dua jenis bahan bakar dan tiga variasi kecepatan yaitu kecepatan
20km/jam, 50km/jam dan 80km/jam. Metode yang digunakan adalah analisis
deskriptif kuantitatif dengan teknik pengolahan data uji t test independen
menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bahan bakar solar B30 memiliki hasil
rata-rata opasitas terbesar yaitu 7,1 dan dexlite B30 sebesar 5,6, dilihat dari hasil
penelitian bahwa hasil rata-rata opasitas dari dua jenis bahan bakar tersebut masih
dibawah ambang batas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Menteri Lingkungan
Hidup No.5 tahun 2006, jika dilihat dari hasil daya bahan bakar dexlite B30 memiliki
hasil rata-rata daya paling besar yaitu 37,53 dan solar B30 sebesar 18,12,
sedangkan untuk hasil rata-rata konsumsi bahan bakar diperoleh bahwa bahan
bakar dexlite B30 lebih irit dibandingkan dengan solar B30, dengan jumlah ratarata
bahan
bakar
dexlite
B30
sebesar
54,555
dan
solar
B30
sebesar
50,655.