Abstract :
Pengujian Kendaraan Bermotor adalah serangkaian kegiatan menguji
dan/atau memeriksa bagian atau komponen Kendaraan Bermotor, Kereta
Gandengan, dan Kereta Tempelan dalam rangka pemenuhan terhadap
persyaratan teknis dan laik jalan. Dengan seiring bertambahnya kendaraan
bermotor mengakibatkan pencemaran udara semakin meningkat, hal ini
menyebabkan kondisi udara tercemar karena hasil dari pembakaran yang terjadi
pada kendaraan menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan dan
mengakibatkan tercemarnya udara pada lingkungan.
Didalam penelitian ini didapatkan bahwa alat uji emisi gas buang CO/HC
Tester di Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Yogyakarta
sudah terkalibrasi namun masih ada beberapa masalah dalam mengeluarkan
hasil emisi gas buang padaa saat pengujian kendaraan, hal tersebut menandakan
bahwa kurangnya penerapan SOP pemeliharaan, perawatan dan perbaikan alat
uji emisi gas buang CO/HC Tester dikarenakan kurangnya kemampuan penguji
kendaraan dalam hal pelaksanaan pemeliharaan,perawatan dan perbaikan alat
uji, pemeliharaan, perawatan dan perbaikan alat uji emisi gas buang CO/HC
Tester sangat penting harus dilaksanakan karena hal tersebut dapat
mempengaruhi dalam pengujian emisi terhadap alat uji agar dapat
dipertanggung jawabkan dan alat selalu siap digunakan dan memberikann hasil
yang maksimal. Menurut keterangan penguji di UPT PKB Kota Yogyarta
pelaksanaan pemeliharaan alat hanya dilakukan pembersihan saat akan
digunakan dan dilakukan pergatian komponen pada saat ada kerusakan dan
dilakukan enam bulan sekali, maka penulis menyarankan untuk dilakulakukanya
pemeliharan, perawatan dan perbaikan secara rutin atau berkala sesuai dengan
SOP yang sudah ada guna meningkatkan kualitas dan optimalnya alat uji pada
saat digunakan, selalu siap pakai dan meberikan hasil yang makimal dan dapat
dipertanggung jawabkan.