Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
PERMATASARI, REGITA INTAN
Subject
TE Highway engineering. Roads and pavements
Datestamp
2023-07-28 01:00:29
Abstract :
Data Kepolisian dan berita online mencatat 23 kecelakaan rem blong yang terjadi pada Ruas Jalan Raya Buntu-Banyumas dari tahun 2011-2022 dengan kecelakaan terbanyak melibatkan Truk dengan JBB<7000 kg. Banyumas memiliki banyak daerah pegunungan yang berpotensi terjadinya kecelakaan rem blong. Hal ini berkaitan dengan energi potensial yang terkandung pada benda disuatu ketinggian tertentu. Jadi, semakin besar kelandaian suatu jalan maka energi pengereman yang dibutuhkan akan semakin besar pula. Sehingga, diperlukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui penyebab kecelakaan rem blong, kondisi geometrik lokasi rawan kecelakaan rem blong dan bagaimana mitigasi serta rekomendasi lokasi rawan kecelakaan rem blong.
Metode analisis yang digunakan berupa metode fault tree analysis, metode road accident mapping dan metode perhitungan perubahan energi dengan metode pengambilan data berupa survei volume lalu lintas, spot speed, geometrik jalan, perlengkapan jalan, dan wawancara terhadap pengemudi truk. Sampel dari penelitian ini berupa 100 kendaraan truk untuk mengetahui rata-rata berat kendaraan yang melewati Ruas Jalan Buntu-Banyumas dan 30 pengemudi truk untuk mengetahui pengetahuan pengemudi dengan dilakukan wawancara.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penyebab kecelakaan rem blong pada Ruas Jalan Raya Buntu-Banyumas disebabkan karena perilaku pengemudi yang melakukan pengereman berkali-kali diakibatkan karena kelandaian jalan yang melebihi batas maksimal dengan kemiringan 18,3%. Batas kecepatan aman berdasarkan kemiringan, berat dan kecepatan kendaraan pada lokasi penelitian yaitu 41 km/jam. Berdasarkan hasil wawancara, sebagian besar pengemudi truk sudah mengetahui penggunaan gigi rendah di turunan panjang akan tetapi hanya mengetahui satu faktor penyebab rem blong dan kurangnya kepedulian pengemudi truk terkait kondisi minyak rem.