DETAIL DOCUMENT
EVALUASI KINERJA LAYANAN ANGKUTAN PEDESAAN PADA TRAYEK HA DI KABUPATEN SIDOARJO
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
KHOLIFAH, NOOR
Subject
HE Transportation and Communications 
Datestamp
2023-07-31 02:43:38 
Abstract :
Implementasi transportasi berkelanjutan dapat dicapai melalui pengembangan sistem angkutan umum yang efisien dan efektif di daerah perkotaan maupun pedesaan. Kabupaten Sidoarjo telah menerapkan angkutan umum pedesaan sebagai upaya untuk meningkatkan mobilitas penduduk. Dari jumlah total 57 trayek angkutan pedesaan di Kabupaten Sidoarjo, hanya 14 trayek yang masih beroperasi saat ini. Trayek HA adalah Trayek yang memiliki load faktor paling rendah pada tahun 2022 dengan load faktor sebesar 25%. Penurunan load faktor ini disebabkan karena kinerja operasional yang rendah dan tingkat pelayanan angkutan pedesaan yang belum memuaskan pengguna. Dalam studi ini, digunakan metode analisis deskriptif untuk menganalisis kinerja operasional. Metode ini memberikan gambaran tentang efektivitas dan efisiensi sistem angkutan. Untuk menilai tingkat kepuasan pengguna trayek HA, digunakan metode analisis important performance. Metode ini memungkinkan pengguna menilai tingkat kepentingan dan kinerja layanan angkutan umum, sehingga dapat diketahui strategi perbaikan prioritas dari kinerja layanan angkutan pedesaan trayek HA. Hasil analisis diperoleh nilai kinerja operasional angkutan pedesaan trayek HA belum memenuhi standar, kecuali variabel waktu perjalanan. Nilai load faktor (21%), headway (32 menit), waktu tunggu (16menit), frekuensi (2), kecepatan perjalanan (22 Km/jam), penyimpangan trayek (72%), waktu perjalanan (21 menit). Hasil analisis kepuasan pengguna trayek HA menunjukkan 10 indikator termasuk Kuadran A (prioritas perbaikan), 3 indikator termasuk Kuadran B (Pertahankan pelayanan), 5 indikator termasuk Kuadran C (tidak harus ditingkatkan pelayanannya), 2 indikator termasuk kuadran D (Pelayanan berlebihan). Untuk meningkatkan pelayanan trayek HA maka diperlukan peningkatan layanan pada jadwal operasional, peningkatan infrastruktur, pelatihan dan pengembangan pengemudi, pengawasan rutin, serta inovasi dan teknologi. 
Institution Info

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan