Abstract :
Ada berbagai faktor yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas di Jalan dan salah faktor terbesarnya adalah akibat manusia yang berhubungan dengan perilaku berlalu lintas. Di Indonesia kasus kecelakaan lalu lintas di Jalan didominasi
oleh pengendara sepeda motor. Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur dengan tingkat kecelakaan sepeda motor yang cukup tinggi khususnya pada usia muda. Studi ini menganalisis faktor ? faktor yang
berpengaruh terhadap perilaku berlalu lintas usia muda dalam mengendarai sepeda motor di Kabupaten Sidoarjo serta keterkaitannya dengan tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup yang disebarkan pada masyarakat yang berdomisili di Kabupaten Sidoarjo.
Structural Equation Modeling atau SEM pada penelitian ini digunakan sebagai teknik analisis data dengan program AMOS 22.00 untuk menentukan faktor yang
paling berpengaruh terhadap perilaku berlalu lintas. Hasil analisis menunjukkan variabel persepsi menjadi prediktor paling berpengaruh secara langsung terhadap perilaku berlalu lintas, sedangkan prediktor yang menjadi penentu dalam
mempengaruhi persepsi adalah pengetahuan dan kedisiplinan. Pembentukan perilaku negatif (Injudicious, kemampuan menilai kurang) ketika berkendara dipengaruhi oleh pengaruh pengetahuan dan kedisiplinan yang negatif pula.
Sehingga perlu meningkatkan pengetahuan dan kedisiplinan untuk mendapatkan perilaku yang positif.