DETAIL DOCUMENT
PENGARUH LANDASAN ROLLER BRAKE TESTER TERHADAP HASIL PENGUJIAN PENGEREMAN
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan
Author
HIDAYAT, MOHAMMAD FAHREZI
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2023-08-07 03:23:38 
Abstract :
Kecelakaan lalu lintas adalah suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan/atau kerugian harta benda. Ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan, diantaranya adalah faktor kendaraan dan faktor jalan. Kedua faktor tersebut mempengaruhi kinerja suatu performa kendaraan terutama pada pengaruh pengereman dan daya cengkram antara ban dan permukaan jalan yang mempengaruhi tingkat efisiensi pada pengereman, sehingga karakteristik pada pengujian pengereman juga berpengaruh pada hasil pengereman. Pada penelitian ini penulis hendak membandingkan Pengaruh Landasan Roller Brake Tester terhadap Hasil Pengujian pengereman dengan 2 kondisi ban, yaitu ban kondisi kering dan kondisi basah. Obyek yang dijadikan penelitian ini adalah Pengaruh Landasan Roller Brake Tester terhadap hasil Pengujian, dimana suatu kendaraan diuji efisiensi pengeremannya terhadap 2 jenis Roller Brake, berbahan aspal dan berbahan beton dengan 2 kondisi ban yang berbeda, yaitu ban dalam kondisi kering, dan ban dalam kondisi basah. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen (True Experiment), yaitu metode yang digunakan untuk mencari pengaruh perbedaan ban dalam kondisi kering dan ban dalam kondisi basah terhadap efisiensi pengereman dalam kondisi yang terkendalikan. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan didapatkan hasil maksimal pengereman pada beberapa brake tester. Untuk brake tester aspal, maksimal pengereman pada saat ban dalam kondisi basah, dengan efisiensi pengereman maksimal sebesar 86%. Dan pada brake tester beton, hasil maksimal tidak mempengaruhi kondisi ban, sehingga dapat diuji dalam kondisi basah maupun kering. Hal ini dibuktikan dengan angka maksimal pengereman baik ban kondisi basah maupun ban kondisi kering di titik 85% dengan tekanan pedal force <300 Newton (30kg) pada ban kondisi kering maupun ban kondisi basah. 
Institution Info

Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan