Abstract :
Jalan Deles-Banjarnegara merupakan jalan kolektor dengan status jalan kabupaten
yang menghubungkan Kota Batang dengan Dieng. Jalan tersebut diperuntukan
sebagai jalur ekonomi yang dimana masyarakatnya didominasi oleh petani sayur,
namun jalan ini memiliki tanjakan turunan yang curam dan tikungan tajam serta
belum adanya prasarana jalan yang memadai. Analisis identifikasi bahaya dan
resiko merupakan suatu kajian yang dilakukan untuk mengetahui potensi bahaya
yang bisa terjadi sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kecelakaan, mengidentifikasi hazard
dan tingkat risiko kecelakaan pada jalan Deles-Banjarnegara yang selanjutnya
diberikan usulan penanganan untuk menciptakan jalan yang berkeselamatan. Hasil
analisis penyebab kecelakaan menunjukkan bahwa penyebab terjadinya
kecelakaan pada lokasi penelitian disebabkan oleh faktor prasarana dan kondisi
medan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HIRARC (Hazard
Identification, Risk Assessment, and Risk Control). Hasil dari analisis menggunakan
metode HIRARC terdapat 7 sumber bahaya, dengan kategori resiko sangat tinggi
(Extreme Risk) terdapat 1 sumber bahaya yaitu tidak adanya pagar pengaman
dijalan menikung yang bersebelahan dengan jurang, resiko tinggi (High Risk)
terdapat 1 sumber bahaya yakni jarak pandang pengemudi pada tikungan, resiko
sedang (Moderate Risk) terdapat 4 sumber bahaya antara lain kondisi medan jalan,
tidak adanya marka dan rambu jalan, serta penerangan jalan. Resiko rendah (Low
Risk) dengan 1 sumber bahaya yakni jalan yang berlubang. Oleh karena itu
rekomendasi yang diberikan adalah pengadaan pagar pengaman, pemasangan
papan informasi, pemasangan rambu dan marka, pemasangan cermin tikung,
serta pengadaan alat penerangan jalan (APJ).