Abstract :
Pentingnya pengembangan rute evakuasi korban kecelakaan berbasis Sistem
Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Sidoarjo. Hal ini disebabkan oleh
pertumbuhan penduduk yang tinggi, kepadatan lalu lintas, dan fluktuasi jumlah
kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut. Rute evakuasi yang optimal dapat
membantu meningkatkan keselamatan korban kecelakaan dengan memberikan
penanganan yang cepat dan tepat. Metode analisis karakteristik kecelakaan,
analisis lokasi rawan kecelakaan menggunakan EAN dan analisis rute optimal
menggunakan Network Analyst Tool.
Metode analisis karakteristik kecelakaan, analisis lokasi rawan kecelakaan
menggunakan EAN dan analisis rute optimal menggunakan Network Analyst
Tool.Hasil analisis karakteristik kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo pada periode
2017-2021. Kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo (2017-2021) cenderung terjadi pada
pagi hari. Korban paling banyak berusia 16-30 tahun, kebanyakan karyawan.
Sepeda motor adalah kendaraan yang sering terlibat, tipe tabrakan depan samping
umum, dan mayoritas korban laki-laki dengan luka ringan. Metode EAN
mengidentifikasi 4 lokasi rawan kecelakaan, sementara Network Analyst Tool
menemukan 8 rute optimal ke lokasi pelayanan kesehatan.
Pentingnya pengembangan rute evakuasi korban kecelakaan berbasis Sistem
Informasi Geografis (SIG) di Kabupaten Sidoarjo karena pertumbuhan penduduk
yang tinggi, kepadatan lalu lintas, dan fluktuasi jumlah kecelakaan. Rute evakuasi
yang optimal dapat meningkatkan keselamatan korban dengan penanganan yang
cepat. Analisis karakteristik kecelakaan menunjukkan pola waktu kecelakaan pada
pagi hari, mayoritas korban berusia 16-30 tahun, sebagian besar adalah karyawan,
dan sepeda motor menjadi kendaraan paling sering terlibat. Metode EAN
mengidentifikasi 4 lokasi rawan kecelakaan, sementara Network Analyst Tool
menemukan 8 rute optimal menuju lokasi pelayanan kesehatan. Dengan demikian,
pengembangan rute evakuasi berbasis SIG dapat memberikan manfaat signifikan
untuk keselamatan korban kecelakaan di Kabupaten Sidoarjo.