Abstract :
Perum DAMRI Kantor Cabang Surabaya memiliki beberapa unit perbaikan
teknis (bengkel) dengan fasilitas seperti unit perbaikan engine, understeel, body
repair (perbaikan body), kelistrikan, AC, tempat cuci kendaraan bus, dan lahan
parkir kendaraan. Pada semua unit perbaikan masih banyak mekanik yang
mengalami kecelakaan kerja dikarenakan kurangnya rasa hati-hati, peralatan yang
tidak layak pakai, dan penggunaan alat pelindung diri yang belum sesuai dengan
kondisi pekerjaan.
Dari permasalahan diatas maka dilakukan analisis dengan metode job safety
analysis untuk mengetahui tingkat risiko kecelakaan kerja serta dilakukan
wawancara kepada mekanik dibagian perbaikan engine dan AC untuk mengetahui
tingkat frekuensi kecelakaan kerja.
Setelah dilakukan analisis seperti diatas kemudian di konversi kan
menggunakan skala Likert sehingga menghasilkan jumlah nilai pada perbaikan
engine total nilai 24, nilai rata-rata 1,04 dan nilai modus 1, dengan kesimpulan
tingkat resiko pada perbaikan engine adalah Low (L) dan pada perbaikan AC total
nilai 28, nilai rata-rata 1,07 dan nilai yang sering muncul (modus) 1, dengan
kesimpulan tingkat resiko pada perbaikan AC adalah Low (L).