Abstract :
Reliability Centered Maintenance (RCM) merupakan metode analisis
pemeliharaan yang digunakan untuk memperbaiki sistem pemeliharaan yang
berfokus untuk meningkatkan kehandalan mesin. Permasalahan yang terjadi pada
kendaraan truck jenis Mercedez-Bens 917 pada PT. Pertamina EP Asset 3 field
Jatibarang adalah seringnya terjadi kegagalan komponen mesin pada sistem
pelumasan yang menyebabkan rendahnya kehandalan mesin. Dari data tahun 2016
pada bulan Januari-Desember, dilakukan penelitian terhadap rekapitulasi downtime
pada kendaraan truck jenis Mercedez-Bens yang terjadi pada kendaraan truck jenis
Mercedez-Bens 917 dengan jumlah waktu downtime selama 1 tahun 1405 jam.
Penelitian dilakukan dengan pengolahan data dengan menganalisa setiap
fungsi subsistem dan aliran kerja antar fungsi menggunakan RCM Information
Worksheet yang berisi deskripsi fungsi, kegagalan fungsi, modus kegagalan dan
efek kegagalan. Dari RCM Information Worksheet dapat diketahui penyebab dan
efek kegagalan yang terjadi pada setiap komponen sistem pelumasan. Selanjutnya
dibuat RCM Decision Worksheet untuk menentukan sistem perawatan yang sesuai.
Hasil analisa yang dilakukan terhadap komponen sistem pelumasan pada
kendaraan truck jenis Mercedez-Bens 917 terdapat pada susbsitem pelumasan
tekan dengan bertitik fokus 4 komponen vital yaitu oli pelumas, pompa oli, filter oli,
dan fuel filter yang menunjukkan operation consequences saat kerusakan terjadi.
Ketika kerusakan terjadi akan dapat mengganggu kinerja dari mesin menjadi tidak
optimal. Hasil dari analisa Maintenance task RCM Decision Worksheet pada 4
komponen vital sistem peulmasan dapat dicegah dengan scheduled on condition
task, scheduled discard task, dan failure finding task.
Dengan adanya sistem kegiatan perawatan menggunakan metode Reliability
Centered Maintenance (RCM) dapat memudahkan kegiatan perawatan. Kelebihan
menggunakan metode RCM yaitu efektifitas biaya operasi dan perawatan yang
lebih rendah, meningkatkan ketersediaan dan reliabilitas peralatan, umur komponen
yang lebih lama, basis data yang lebih komrehensif, motivasi individu yang lebih
besar, dan kerja sama yang baik diantara bagian bagian dalam suatu instalansi.