Abstract :
Transportasi seperti bukan lagi kebutuhan sekunder, melainkan kebutuhan
pokok masyarakat Indonesia karena digunakan setiap saat. Salah satu aspek
transportasi yang menyangkut hajat hidup orang lain adalah angkutan umum.
Prioritas utama saat ini adalah angkutan umum yang murah, sehingga terjangkau
oleh seluruh lapisan masyarakat, namun seringkali alasan inilah yang digunakan
untuk menurunkan kualitas pelayanan. Definisi keselamatan penumpang terdiri
dari tiga waktu yaitu sebelum, selama, dan sesudah menggunakan angkutan
umum. Salah satu contoh dari berkembangnya teknologi dalam sektor transportasi
yaitu jembatan otomatis pada halte BRT. Teknologi rancang bangun ini
menggunakan sensor yang terdapat pada salah satu aplikasi komputer yaitu
arduino dengan menggunakan sensor ultrasonik sebagai pendeteksi objek serta
penerapan Automatic Warning System. Adanya penerapan jembatan otomatis ini
sangat menunjang keselamatan penumpang.
Penelitian dan pengembangan menggunakan metode R&D dari penelitian
yang menggunakan prototype dalam Rancang Bangun Jembatan Otomatis Pada
Halte BRT Trans Jateng Berbasis Arduino (Arifin,2019).Model pengembangan yang
dilakukan salah satunya melalui tahapan untuk memperluas dan memperdalam
pengetahuan yang telah ada. Dilakukan dengan menganalisa kelemahan serta
merancang pembaharuan pada prototype. Setelah rancang bangun jembatan
otomatis sudah jadi selanjutnya dilakukan pengujian untuk mengetahui bahwa
prototype bisa bekerja dengan baik.
Pengujian prototype dengan mendekatkan objek ke sensor jarak ultrasonik
kemudian sistem peringatan keluar melalui lcd dan suara buzzer, sensor jarak dari
ultrasonik mendeteksi kedatangan benda dan membaca jarak dari halte menuju
bus, apabila penerima laser menerima sinyal yang terpancar dari bus maka
jembatan keluar secara otomatis dengan panjang yang telah ditentukan dan
sebaliknya.