Abstract :
Kerusakan komponen sistem rem angin diakibatkan karena kurangnya
kesadaran dalam merawat dan memeriksa komponen rem sehingga berpotensi
menimbulkan rem blong. Angin tekor merupakan salah satu kegagalan rem yang
terjadi pada sistem rem angin. Terdapat kasus kecelakaan diakibatkan kegagalan
rem karena kerusakan pada komponen rem. Maka dari itu perlunya pemeriksaan
persyaratan teknis sistem rem angin. Peneliti ingin mengetahui proses
pemeriksaan persyaratan teknis dan laik jalan sistem rem angin. Mengetahui
mekanisme kerja sistem rem angin. Menganalisa faktor penyebab kegagalan rem
pada jenis rem angin dan merekomendasikan prosedur pengujian jenis rem angin
pada Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan Bermotor (UPUBKB).
Lokasi penelitian ini dilakukan di Unit Pelaksana Uji Berkala Kendaraan
Bermotor Kota Surakarta dan Bengkel Bongkar Muat Pendaringan Kota Surakarta.
Metode dalam penelitian ini menggunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)
untuk menganalisis dan mengevaluasi sebuah kegagalan sistem untuk dibuat
langkah penanganannya serta merekomendasikan prosedur pengujian
pemeriksaan persyaratan teknis sistem rem full air brake.
Hasil pemeriksaan persyaratan teknis sistem rem angin pada 30 kendaraan
mendapatkan kerusakan terbanyak pada kebocoran komponen dan kampas rem.
Kompresor tidak dapat mengisi angin pada titik maksimal ke air tank dan efisiensi
rem utama < 50% serta efisiensi rem parkir < 12%. Maka dari itu perlunya
pemeriksaan tambahan yaitu pemeriksaan keb