Abstract :
Pada beberapa Unit Pelaksana Pengujian Kendaraan Bermotor pengukuran
dimensi kendaraan masih menggunakan alat konvensional yaitu meteran Roll
(pengukuran manual). Pada proses ini memiliki kekurangan diantaranya
memerlukan lebih banyak petugas, memerlukan waktu yang cukup lama, dan hasil
pengukuran kurang akurat, sehingga membuat pelayanan dalam pengujian
kendaraan kurang efisien dalam waktu dan kurang maksimal.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen. Eksperimen dalam
penelitian ini peneliti menghasilkan sebuah produk rancang bangun yang nantinya
akan di uji dan dibandingkan dengan alat ukur meteran manual pada pengukuran
dimensi kendaraan bermotor pada Unit Pengujian Kendaraan Bermotor.
Perancangan alat terdiri dari berbagai sensor yang saling dihubungkan menjadi
sebuah rangkaian yang akan menerima perintah pemrogaman Ardiuno Uno. Cara
kerja rangkaian dengan cara memancarkan sinar infra red melalui sensor TF Mini
Lidar yang dipantulkan menggunakan alat penyangga, lalu data akan dimodulasi
menggunakan mikrokontroller ESP32 dan data hasil pengukuran dapat dilihat
melalui LCD I2C.
Rancang Bangun Alat Ukur Dimensi Kendaraan Bermotor Digital Berbasis
Mikrokontroller dapat melakukan pengukuran dimensi kendaraan lebih cepat
dibandingkan dengan pengukuran manual, efektif untuk membantu kinerja penguji
untuk meningkatkan pelayanan pada Unit Pengujian Kendaraan Bermotor agar
waktu pelayanan lebih efektif. Penambahan dan penggunaan alat penyangga lebih
efektif digunakan untuk menentukan bagian terluar dari kendaraan, dibandingkan
pengukuran dengan cara manual yang menggunakan galah yang melibatkan lebih
dari 3 orang. Kinerja Rancang Bangun Alat Ukur Dimensi Kendaraan Bermotor
Digital Berbasis Mikrokontroller dapat bekerja sesuai dengan pemograman yang
telah didesain sebelumnya.